Baca Berita

STTD Bekasi Kenalkan Program Studi Transportasi Darat

Oleh : dishubinkom | 06 Juni 2016 | Dibaca : 609 Pengunjung

Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi melaksanakan sosialisasi penandatanganan nota kesepakatan dengan Pemkab Gianyar terkait pencegahan permasalahan strategis dalam penyelenggaraan transportasi darat di Kabupaten Gianyar. Sosialisasi berlangsung di Balai Budaya Gianyar, (3/6). Hadir Ketua STTD Bekasi Zulmafendi sebagai narasumber yang menjelaskan secara detail tentang program – program yang dimiliki STTD Bekasi.

Bupati Gianyar, Agung Bharata mengatakan nota kesepakatan dilaksanakan dengan pertimbangan strategis yang menyangkut permasalahan transportasi darat, diantaranya keselamatan transportasi jalan, penyediaan transportasi missal, efisiensi penggunaan ruang jalan, pengendalian jumlah sepeda motor, manajemen angkutan barang, pencemaran lingkungan, konvensi energy dan kerusakan jalan akibat overloading.

”Perlu pemikir dan tenaga teknis yang berkompeten mengatasi masalah tersebut. Oleh karena itu, kami memandang Pemkab. Gianyar sangat membutuhkan alumnus pendidikan STTD, untuk membangun Kabupaten Gianyar yang lebih baik dari sisi lalu lintas dan angkutan. Dengan pertimbangan daerah kami adalah kota kecil (500.000 jiwa), maka Pemkab Gianyar mengusulkan quota pelajar untuk 5 tahun mendatang sebanyak 45 orang,”ucapnya.

Ketua panitia sosialisasi Cokorda Rai Widiarsa melaporkan, sosialisasi nota kesepakatan antara STTD Bekasi dengan pemerintah Kabupaten Gianyar yaitu memperkenalkan system perekrutan calon taruna STTD Bekasi, baik cakupan bidang studi STTD, yakni studi formal (DII PKB, DIII LLAJ, dan DIV Transportasi Darat).

”Hal ini kami lakukan semata – mata demi peningkatan SDM PNS ke depan,” tegas Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Kabupaten Gianyar.

Dalam kesempatan yang sama, lanjut Cok Rai, juga diadakan pengukuhan satgas dalam rangka penertiban kawasan lalu lintas di tujuh kecamatan, sebanyak 70 orang telah dididik selama sebulan penuh oleh Dishub Gianyar dan Polres Gianyar.

“Nantinya mereka bertugas menertibkan ruas jalan – jalan umum, untuk tidak dipergunakan sebagai parkir agar dapat mengurangi kemacetan selama ini, Ada tujuh lokasi pengamanan, diawali di Kecamatan Ubud, kemudian Sukawati, Tegallalang, dan menyusul kecamatan lainnya,”ucap pejabat asal Puri Pejeng itu. (Humas Gianyar/ari)


Oleh : dishubinkom | 06 Juni 2016 | Dibaca : 609 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Video
No Video.
Facebook
Twitter
Statistik Pengunjung


2385477

Pengunjung hari ini : 141
Total pengunjung : 131932

Hits hari ini : 234
Total Hits : 2385477

Pengunjung Online: 1